11/09/11

Biografi Louis Pasteur - Penemu Vaksin


Louis Pasteur 91822-1895) lahir di kota Dole tahun 1822, bagian timur Perancis. Sebagai mahasiswa di Paris dia memperdalam ilmu pengetahuan. Kegeniusannya belum tampak tatkala jadi mahasiswa bahkan salah seorang mahagurunya menganggap Pasteur "sedang-sedang" saja dalam ilmu kimia. Baru sesudah dia meraih gelar Doktor di tahun 1847, Pasteur membuktikan ucapan profesornya keliru besar. Penyelidikannya tentang asam traktat (tartaric acid) pada kaca mengangkat derajatnya ke tingkat ahli kimia yang tersohor di saat umurnya baru dua puluh enam tahun.




Biografi Mesut Ozil


Mesut Özil lahir di Gelsenkirchen, Jerman Barat 15 Oktober 1988, merupakan seorang pemain sepakbola keturunan Turki beragama Islam yang kini memperkuat klub asal Spanyol, Real Madrid dan Timnas Jerman. Di Spanyol ia mendapatkan julukan El Búho (Si Burung Hantu) karena kemampuan operannya yang teliti meliputi sudut yang luas. Posisinya sebagai Gelandang Serang. Ozil memulai karir masa mudanya dengan bermain di berbagai klub di kota gelsenkirchen dan kemudian bermain selama lima tahun untuk Rot-Weiss Essen.




Biografi Abraham Lincoln


"Tak pernah sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada peristiwa-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar diriku terjalin dengan sesuatu yang penting bagi sesamaku". [ english ]

Itulah kata-kata Abraham Lincoln saat ia berusia 32 tahun. Kekecewaan yang datang beruntun membawanya ke suatu titik dimana ia ingin mengakhiri hidupnya. Lincoln menulis kata-kata di atas saat ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di kemudian hari, ia menjadi salah satu Presiden Amerika yang paling dikenal dan dicintai masyarakat. Namanya terkenal ke seluruh dunia sebagai seorang yang mengakhiri Perbudakan di Amerika.







Biografi John S.Pemberton - Penemu Coca Cola

John S.Pemberton yang biasa dipanggil Doc adalah ahli farmasi tinggal di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Lahir di Knoxville, Georgia pada tahun 1831, namun ia menghabiskan masa kecilnya di Rome, Georgia. Dia banyak mengembangkan obat-obatan paten yang diakui khasiatnya oleh masyarakat. Ia menemukan formula minuman Coca-Cola pada 8 Mei 1886 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.




Biografi Richard Jordan Gatling - Penemu Senjata Mesin Pertama



Richard Jordan Galling lahir 12 September 1818 di Hertford County, sebelah utara Carolina, AS. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga petani dan inovator. Selain ahli di bidang pertanian, ayahnya juga termasuk orang yang kreatif dalam bidang penemuan. Dalam kehidupannya, Richard termasuk orang yang beruntung pada masa itu, Orang tuanya memiliki status ekonomi yang cukup mapan dan menikmati pendidikan inlelektual di bangku sekolah. Bahkan sebelum lulus kuliah, ia berhasil menciptakan sekrup untuk baling-baling yang digunakan untuk kapal uap.



Biografi Ciputra - Enterpreneur Sukses Indonesia

Dengan nama lengkap Dr. Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, ia anak ke 3 dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang juga berlatar belakang keluarga sederhana. Ketika berusia 12 tahun ia kehilangan ayahnya yang meninggal di tahanan tentara pendudukan Jepang karena tuduhan palsu dianggap mata-mata Belanda. Kepahitan masa kecil telah menimbulkan tekad dan keputusan penting yaitu memiliki cita-cita bersekolah di Pulau Jawa demi hari depan yang lebih baik, bebas dari kemiskinan dan kemelaratan.

Akhirnya Dr. Ir. Ciputra kecil kembali ke bangku sekolah walau terlambat. Ia terlambat karena negara kita masih dalam suasana peperangan dengan tentara Belanda maupun Jepang. Ia masuk kelas 3 SD di desa Bumbulan walau usianya sudah 12 tahun atau terlambat hampir 4 tahun. Ketika usianya 16 tahun lulus dari SD kemudian melanjutkan SMP di Gorontalo dan jenjang SMA di Manado setelah itu memasuki ITB jurusan arsitektur di Bandung. Terlambat tapi bukan berarti terhambat bukan..?

Keseluruhan pendidikan masa remaja Dr. Ir. Ciputra memang merupakan gabungan dari pendidikan yang akademis dan juga non akademis, di dalam kelas dan juga di luar kelas. Inilah yang dapat disebut sebagai sekolah kehidupan yang membuat seseorang tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan utuh. Oleh karena itu tidak heran bila saat ini ia berpendapat bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang membangun manusia seutuhnya dan beberapa cirinya adalah membangun moral, mendorong kreativitas dan mendidik karakter-karakter mandiri siswa-siswinya.


Karya-karya besar Ciputra begitu beragam, karena hampir semua subsektor properti dijamahnya. Ia kini mengendalikan 5 kelompok usaha Jaya, Metropolitan, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development yang masing-masing memiliki bisnis inti di sektor properti. Proyek kota barunya kini berjumlah 11 buah tersebar di Jabotabek, Surabaya, dan di Vietnam dengan luas lahan mencakup 20.000 hektar lebih. Ke-11 kota baru itu adalah Bumi Serpong Damai, Pantai Indah Kapuk, Puri Jaya, Citraraya Kota Nuansa Seni, Kota Taman Bintaro Jaya, Pondok Indah, Citra Indah, Kota Taman Metropolitan, CitraRaya Surabaya, Kota Baru Sidoarjo, dan Citra Westlake City di Hanoi, Vietnam. Proyek-proyek properti komersialnya, juga sangat berkelas dan menjadi trend setter di bidangnya. Lebih dari itu, proyek-proyeknya juga menjadi magnit bagi pertumbuhan wilayah di sekitarnya.

Perjalanan bisnis Ciputra dirintis sejak masih menjadi mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Bandung. Bersama Ismail Sofyan dan Budi Brasali, teman kuliahnya, sekitar tahun 1957 Ciputra mendirikan PT Daya Cipta. Biro arsitek milik ketiga mahasiswa tersebut, sudah memperoleh kontrak pekerjaan lumayan untuk masa itu, dibandingkan perusahaan sejenis lainnya. Proyek yang mereka tangani antara lain gedung bertingkat sebuah bank di Banda Aceh. Tahun 1960 Ciputra lulus dari ITB. Ke Jakarta…Kita harus ke Jakarta, sebab di sana banyak pekerjaan, ujarnya kepada Islamil Sofyan dan Budi Brasali. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah yang menentukan jalan hidup Ciputra dan kedua rekannya itu. Dengan bendera PT Perentjaja Djaja IPD, proyek bergengsi yang ditembak Ciputra adalah pembangunan pusat berbelanjaan di kawasan senen. Dengan berbagai cara, Ciputra adalah berusaha menemui Gubernur Jakarta ketika itu, Dr. R. Soemarno, untuk menawarkan proposalnya. Gayung bersambut. Pertemuan dengan Soemarno kemudian ditindak lanjuti dengan mendirikan PT Pembangunan Jaya, setelah terlebih dahulu dirapatkan dengan Presiden Soekarno.

Setelah pusat perbelanjaan Senen, proyek monumental Ciputra di Jaya selanjutnya adalah Taman Impian Jaya Ancol dan Bintaro Jay. Melalui perusahaan yang 40% sahamnya dimiliki Pemda DKI inilah Ciputra menunjukkan kelasnya sebagai entrepreuneur sekaligus profesional yang handal dalam menghimpun sumber daya yang ada menjadi kekuatan bisnis raksasa. Grup Jaya yang didirikan tahun 1961 dengan modal Rp. 10 juta, kini memiliki total aset sekitar Rp. 5 trilyun. Dengan didukung kemampuan lobinya, Ciputra secara bertahap juga mengembangkan jaringan perusahaannya di luar Jaya, yakni Grup Metropolitan, Grup Pondok Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan yang terakhir adalah Grup Ciputra. Jumlah seluruh anak usaha dari Kelima grup itu tentu di atas seratus, karena anak usaha Grup Jaya saja 47 dan anak usaha Grup Metropolitan mencapai 54. Mengenai hal ini, secara berkelakar Ciputra mengatakan: Kalau anak kita sepuluh, kita masih bisa mengingat namanya masing-masing. Tapi kalau lebih dari itu, bahkan jumlahnya pun susah diingat lagi.


Fasilitas merupakan unsur ketiga dari 10 faktor yang menentukan kepuasan pelanggan. Konsumen harus dipuaskan dengan pengadaan fasilitas umum dan fasilitas sosial selengkapnya. Tapi fasilitas itu tidak harus dibangun sekaligus pada tahap awal pengembangan. Jika fasilitas selengkapnya langsung dibangun, harga jual akan langsung tinggi. Ini tidak akan memberikan keuntungan kepada para pembeli pertama, selain juga merupakan resiko besar bagi pengembang. Ciputra memiliki saham di lima kelompok usaha (Grup Jaya, Grup Metropolitan, Grup Pondoh Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan Grup Ciputra). Dari Kelima kelompok usaha itu, Ciputra tidak menutupi bahwa sebenarnya ia meletakkan loyalitasnya yang pertama kepada Jaya. Pertama, karena ia hampir identik dengan Jaya. Dari sinilah jaringan bisnis propertinya dimulai. Sejak perusahaan itu dibentuk tahun 1961, Ciputra duduk dalam jajaran direksinya selama 35 tahun: 3 tahun pertama sebagai direktur dan 32 tahun sebagai direktur utama, hingga ia mengundurkan diri pada tahun 1996 lalu dan menjadi komisaris aktif. Kedua, adalah kenyataan bahwa setelah Pemda DKI, Ciputra adalah pemegang saham terbesar di Jaya.

PT Metropolitan Development adalah perusahaannya yang ia bentuk tahun 1970 bersama Ismail Sofyan, Budi Brasali, dan beberapa mitra lainnya. Kelompok usaha Ciputra ketiga adalah Grup Pondok Indah (PT Metropolitan Kencana) yang merupakan usaha patungan antara PT Metropolitan Development dan PT Waringin Kencana milik Sudwikatmono dan Sudono Salim. Grup ini antara lain mengembangkan Perumahan Pondok Indah dan Pantai Indah Kapuk. Kelompok usaha yang keempat adalah PT Bumi Serpong Damai, yang didirikan awal tahun 1980-an. Perusahaan ini merupakan konsorsium 10 pengusaha terkemuka – antara lain Sudono Salim, Eka Tjipta Widjaya, Sudwikatmono, Ciputra dan Grup Jaya – yang mengembangkan proyek Kota Mandiri Bumi Serpong Damai seluas 6.000 hektar, proyek jalan tol BSD – Bintaro Pondok Indah, dan lapangan golf Damai Indah Golf.


Grup Ciputra adalah kelompok usahanya yang Kelima. Grup usaha ini berawal dari PT Citra Habitat Indonesia, yang pada awal tahun 1990 diakui sisi seluruh sahamnya dan namanya diubah menjadi Ciputra Development (CD). Ciputra menjadi dirutnya dan keenam jajaran direksinya diisi oleh anak dan menantu Ciputra. Pertumbuhan Ciputra Development belakangan terasa menonjol dibandingkan keempat kelompok usaha Ciputra lainnya. Dengan usia paling muda, CD justru yang pertama go public di pasar modal pada Maret 1994. Baru beberapa bulan kemudian Jaya Real properti menyusul. Total aktiva CD pada Desember 1996 lalu berkisar Rp. 2,85 triliun, dengan laba pada tahun yang sama mencapai Rp. 131,44 miliar. CD kini memiliki 4 proyek skala luas: Perumahan Citra 455 Ha, Citraraya Kota Nuansa Seni di Tangerang seluas 1.000 Ha, Citraraya Surabaya 1.000 Ha, dan Citra Indah Jonggol. 1.000 Ha. Belum lagi proyek-proyek hotel dan mal yang dikembangkannya, seperti Hotel dan Mal Ciputra, serta super blok seluas 14,5 hektar di Kuningan Jakarta. Grup Ciputra juga mengembangkan Citra Westlake City seluas 400 hektar di Ho Chi Minh City, Vietnam. Pembangunannya diproyeksikan selama 30 tahun dengan total investasi US$2,5 miliar.
Selain itu, CD juga menerjuni bisnis keuangan melalui Bank Ciputra, dan bisnis broker melalui waralaba Century 21.

Sejak beberapa tahun lalu, Ciputra menyatakan Kelima grup usahanya – terutama untuk proyek-proyek propertinya – ke dalam sebuah aliansi pemasaran. Aliansi itu semula diberi nama Sang Pelopor, tapi kini telah diubah menjadi si Pengembang. “Nama Sang Pelopor terkesan arogan dan berorientasi kepada kepentingan sendiri,” ujar Ciputra tentang perubahan nama itu.


07/09/11

Biografi James Sidis - Manusia Paling Jenius Di Bumi


James Sidis terlahir dengan nama lengkap William James Sidis pada tanggal 1 april 1898 Di Amerika Serikat, James Sidis merupakan manusia paling jenius yang pernah ada di muka bumi dengan IQ (tingkat Kecerdasan) di atas 250-300. Kejeniusannya mengalahkan Da Vinci, Einstein, Newton dan ilmuwan lainnya. Nama James Sidis nyaris luput dari hingar bingar pemberitaan tentang para jenius di jagat ilmu pengetahuan.


04/09/11

Jiraiya



Gender : Laki-laki
Tanggal lahir : 11 November
Umur : 54 thn
Berat : 87 kg ; Tinggi : 191 cm
Jabatan : Legendary Sannin, Sage
Julukan : Gama Sennin, Ero-Sennin
Lokasi : Konohagakure, Myobokuzan
Pekerjaan : penulis (sei Icha-icha, The Tales of Gutsy Ninja)
Tim : Tim Hiruzen (Hiruzen, Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
        Ame Orphan (Jiraiya, Nagato, Konan, Yahiko)
        Sannin (Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
                                  
   


Elemen : Katon, Doton, Senjutsu

Jutsu :
Katon : Endan
Katon : Daiendan
Katon : Gamayu-endan
Katon : Ryuka no jutsu
Doton : Yumi numa
Rasengan, Cho Odama Rasengan
Kekkai : Tengai Hojin
Kekkai ; Gama Hyoro
Shikoku Fuin
Fuka Huin
Gogyo Kain
Kaeru Kaeru no jutsu
Gamayudan
Ranjishigami no jutsu
Senjutsu : Goemon
Senjutsu ; Kebari Senbon
Kuchiyose : Gama (Gamabunta, Gamaken, Gamahiro, Gamariki, Gerotora, Fukasaku, Shima)
Kuchiyose: Gamaguchi Shibari






Penampilan :
Jiraiya bertubuh tinggi besar, memiliki rambut panjang berwarna putih. Pada saat masih membela konoha, Jiraiya memakai pelindung kepala konoha, tetap kemudian memakai pelindung kepaka bertuliskan Myobokuzan.
Pada saat menggunakan teknik senjutsu, Jiraiya akan tampak mengalami perubahan menjadi katak, tidak seperti Naruto yang mampu menguasai senjutsu dengan sempurna.

Sifat :
Jiraiya memiliki sifat pantang menyerah, selain itu juga memiliki sifat mesum. Jiraiya mendapat julukan ero-sennin dari Naruto.

Kisah :
Jiraiya kecil tergabung dalam tim Hiruzen bersama Orochimaru dan Tsunade. Hiruzen tampak kecewa dengan jiraiya dan menunjukkan teknik kuchiyose padanya. Jiraiya pun berusaha untuk menguasai teknik tersebut, namun karena belum memiliki kontrak dengan hewan Jiraiya tersesat di gunung Myobokuzan dan bertemu dengan Gamabunta, dan dibawa menghadap Fukasaku.Fukasaku yang percaya bahwa Jiraiya adalah anak manusia yang terdampar sesuai perkataan Ojiji sama (Ogama sennin) melatihnya teknik senjutsu selain di desa konoha.

Pada saat remaja, Jiraiya kemudain mendapat panggilan menghadap Ojiji sama karena ramalan akan dirinya sudah muncul . Menurut Ojiji sama, Jiraiya akan berpetualang, bertemu dengan para shinobi, dan menulis. Jiraiya kelak akan menjadi guru dari murid yang akan membawa perubahan pada dunia shinobi. Jiraiya kemudian memutuskan untuk berpetualang, berjumpa dengan beberapa shinobi (beberapa shinobi yang dijumpai akan menjadi tubuh pain), dan menulis. Padas sat petualangannya, Jiraiya kembali ke konoha karena perang dunia ke-2 terjadi. Jiraiya bersama Tsunade dan Orochimaru kemudia menuju ke medan perang. Mereka bertiga berhasil mendesak Hanzou, dan Hanzou pun menjuluki mereka sebagai Legenda Sannin Konoha.
Pada saat mereka beristirahat, merka berjumpa dengan Yahiko, Konan, dan Nagato. Jiraiya pun mengasuh mereka bertiga dan mulai mengajari mereka setelah tahu bahwa Nagato memiliki mata rinnegan dan percaya bahwa dialah anak yang akan membawa perubahan dalam dunia shinobi. Jiraiya meninggalkan merka bertiga setelah merka menguasai teknik nijutsu yang diajarkan.
Jiraiya yang kembali ke konoha dihadapkan pada perang dunia ke-3, dan bersama Tsunade dan rochimaru, mereka berhasil membawa kemenangan untuk Konoha. Jiraiya kemudian memutuskan untuk kembali berkelana untuk mencari murid yang diramalkan akan menjadi sinobi pembawa perubahan bagi dunia, setelah dia mendapat kabar bahwa Nagato, Konan, Yahiko tewas.
Selama petualangan, JIraiya menyempatkan waktu untuk pulang ke konoha bertemu dengan murid lamanya, Minato. Minato dan istrinya, Kushina, yang sedang hamil meminta ijin untuk mengunakan nama Naruto sebagai nama dari anak dari mereka berdua yang akan lahir, dan mereka menyetujuinya.

Jiraiya baru bertemu Naruto pada saat Naruto sedang ujian chuunin, dan Naruto meminta dia menjadi gurunya. Jiraiya kemudian menggunakan teknik Fuka Huin untuk membuka aliran cakra Naruto kembali setelah disegel oleh Orochimaru. Jiraiya juga mengajarkan teknik kuchiyose pada Naruto. Pada saat Orochimaru menyerang konoha dengan bantuan para shinobi sunagakure, Jiraiya muncul dengan Gamahiro, namun terlambat untuk menyelamatkan Hiruzen sebagai Hokage.
Jiraiya bersama Naruto kemudian mencari Tsunade yang telah ditetapkan sebagai calon Hokage menggantikan Hiruzen yang meninggal. Saat pencarian, Naruto sempat diserang Kisame dan Itachi, namun berhasil deiselamatkan Jiraiya. Jiraiya juga mengajarkan teknik rasengan paa Naruto selama pencarian Tsunade. Tsunade ditemukan lebih dulu oleh orochimaru yag mencarinya untuk menyembuhkan lengannya yang terluka akibat pertarungan melawan Hiruzen. Jiraiya bertemu dengan Tsunade di bar, dan diracuni oleh Tsunade sehingga dia kesulitan mengalirkan cakra. Pertarungan untuk memperebutkan Tsunade oleh Jiraiya demi kepentingan konoha dengan orochimaru tidak dapat dihindarkan. Jiraiya dibantu dengan Tsunade berhasil mendeak Tsunade dan Kabuto.

Jiraiya kembali pergi setelah Tsunade diangkat menjadi Hokage, dan muncul kembali setelah Naruto gagal dalam misi mengejar Sasuke. Jiraiya kemudain mengajak Naruto untuk berlatih lagi bersamanya.
Setelah 3 tahun melatih berlatih, Naruto kembali ke konoha, sedandkan jiraiya sendiri pergi mencari informasi mengenai Akatsuki. Jiraiya kembali ke konoha pada saat Naruto dkk. berhasil mengalahkan Kakuzu. Jiraiya kemudian pergi untuk mencari kabar tentang Orochimaru. Jiraiya datang kembali ke konoha dan mengabarkan bahwa Orochimaru sudah dibunuh oleh Sasuke. Jiraiya juga menyampaikan informasi pada Tsunade mengenai lokasi dari ketua Akatsuki berada, di sekitar Amegakure dan kemudian dia berpamitan pada Tsunade untuk menuju ke sana.

Jiraiya yang sudah sampai di Amegakure, melakukan introgasi terhadap shinobi amegakure, dan mendapat informasi mengenai pemimpin Akatsuki. Sebelum pergi menuju ke lokasi ketua Akatsuki berada, Jiraiya melepaskan kunci jutsushiki yang ada di dalam perut Gerotora. Jiraiya yang mencari ketua Akatsuki kemudian bertemu dengan Konan. Tidak lama kemudian jiraiya bertemu dengan Pain.
Jiraiya menduga, Pain adalah Nagato, karena memiliki mata rinnegan. Setelah percakapan dengan Pain, Jiraiya kemudian bertarung dengan bantuan Gamaken. Jiraiya berusaha untuk menggunakan modus sennin karena sadar, lawan yang dihadapinya adalah lawan berat. Jiraiya akhirnya berhasil menggunakan modus sennin bersama Fukasaku dan Shima. Mereka bertiga kemudian menghadapi tiga pain yang dikendalikan oleh Nagato. Jiraiya dengan bantuan genjutsu Fukasaku dan shima kemudian berhasil mendesak dan membunuh ketiga Pain tersebut. Namun, ketika Jiraiya hendak pergi, Jiraiya diserang oleh wujud Pain yang lain hingga tangannya putus. Jiraiya pun keheranan akan kemunculan 6 wujud pain, yang kesemuanya memiliki mata rinegan. Pada saat berusaha menghindari serangan pain, Jiraiya menemukan rahasia di balik keenam Pain tersebut. Jiraiya yang sudah akan mati kemudian menuliskan pesan singkat ke punggung Fukasaku dengan teknik Shikoku Fuin untuk disampaikan ke Tsunade. Jiraiya akhirnya meninggal dunia.



 

Footer Widget #1

Copyright 2010 Aerodeo Messias. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Blogger Template